Tag: BMKG

  • Gempa Bumi Di Pusat Gempa Berada Di Darat 32 Km Timur Laut Toli-Toli – Magnitudo 4.0

    Gempa Bumi Di Pusat Gempa Berada Di Darat 32 Km Timur Laut Toli-Toli – Magnitudo 4.0

    Sumber resmi: BMKG

    Ringkasan Kejadian

    Lokasi: Pusat gempa berada di darat 32 km Timur Laut Toli-Toli

    Magnitudo: 4

    Kedalaman: 5 km

    Tanggal: 19 September 2026

    Waktu: 12:46:44 WIB

    Koordinat: 1.13, 120.9

    Potensi: Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat

    Analisis WartaBencana: Sedang (44/100)

    Wilayah dirasakan: II-III Toli-Toli

    Catatan: Skor di atas adalah analisis WartaBencana yang dapat dijelaskan dan bukan peringatan resmi BMKG.

    Peta Episentrum & Radius Dampak

    Penanda menunjukkan koordinat episentrum yang disediakan BMKG.

    Apa Yang Diketahui

    Gempa bumi berkekuatan M4 tercatat di wilayah Pusat gempa berada di darat 32 km Timur Laut Toli-Toli. Data BMKG menunjukkan kejadian ini berada pada kedalaman 5 km.

    WartaBencana tidak menyimpulkan adanya kerusakan, korban, atau dampak lain apabila informasi tersebut belum tersedia dari sumber resmi.

    Panduan Keselamatan Gempa

    • Tetap tenang dan lindungi kepala dari benda yang dapat jatuh.
    • Jika berada di dalam bangunan, berlindung di bawah meja yang kokoh dan jauhi kaca.
    • Setelah guncangan berhenti, keluar dengan tertib menuju area terbuka bila kondisi memungkinkan.
    • Jauhi bangunan yang mengalami kerusakan dan waspadai gempa susulan.
    • Untuk wilayah pesisir, ikuti informasi resmi mengenai potensi tsunami dan jalur evakuasi.
    • Gunakan BMKG, BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah sebagai rujukan keselamatan.

    Wilayah Terkait

    Peristiwa ini dipetakan ke Sulawesi Tengah / Sulawesi berdasarkan lokasi terdekat pada laporan. Lihat pemantauan Sulawesi.

    Topik: gempa bumi Indonesia, BMKG, Sulawesi Tengah, Sulawesi, peringatan gempa

    Terakhir diperbarui: 19 Sep 2026 13:03 WIB

  • Gempa Bumi Di 33 Km Timurlaut Sarmi-Papua – Magnitudo 5.1

    Gempa Bumi Di 33 Km Timurlaut Sarmi-Papua – Magnitudo 5.1

    Sumber resmi: BMKG

    Ringkasan Kejadian

    Lokasi: 33 km TimurLaut SARMI-PAPUA

    Magnitudo: 5.1

    Kedalaman: 10 km

    Tanggal: 19 September 2026

    Waktu: 11:18:36 WIB

    Koordinat: -1.6, 138.88

    Potensi: Tidak berpotensi tsunami

    Analisis WartaBencana: Sedang (53/100)

    Wilayah dirasakan: –

    Catatan: Skor di atas adalah analisis WartaBencana yang dapat dijelaskan dan bukan peringatan resmi BMKG.

    Peta Episentrum & Radius Dampak

    Penanda menunjukkan koordinat episentrum yang disediakan BMKG.

    Apa Yang Diketahui

    BMKG mencatat gempa bumi dengan magnitudo 5.1 di sekitar 33 km TimurLaut SARMI-PAPUA. Informasi ini berasal dari data resmi BMKG dan diperbarui berdasarkan parameter kejadian yang tersedia.

    WartaBencana tidak menyimpulkan adanya kerusakan, korban, atau dampak lain apabila informasi tersebut belum tersedia dari sumber resmi.

    Panduan Keselamatan Gempa

    • Tetap tenang dan lindungi kepala dari benda yang dapat jatuh.
    • Jika berada di dalam bangunan, berlindung di bawah meja yang kokoh dan jauhi kaca.
    • Setelah guncangan berhenti, keluar dengan tertib menuju area terbuka bila kondisi memungkinkan.
    • Jauhi bangunan yang mengalami kerusakan dan waspadai gempa susulan.
    • Untuk wilayah pesisir, ikuti informasi resmi mengenai potensi tsunami dan jalur evakuasi.
    • Gunakan BMKG, BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah sebagai rujukan keselamatan.

    Wilayah Terkait

    Peristiwa ini dipetakan ke Papua / Papua berdasarkan lokasi terdekat pada laporan. Lihat pemantauan Papua.

    Topik: gempa bumi Indonesia, BMKG, Papua, Papua, peringatan gempa

    Terakhir diperbarui: 19 Sep 2026 11:24 WIB

  • Gempa Bumi Di Pusat Gempa Berada Di Darat 6 Km Tenggara Kota Tasikmalaya – Magnitudo 2.6

    Gempa Bumi Di Pusat Gempa Berada Di Darat 6 Km Tenggara Kota Tasikmalaya – Magnitudo 2.6

    Sumber resmi: BMKG

    Ringkasan Kejadian

    Lokasi: Pusat gempa berada di darat 6 km Tenggara Kota Tasikmalaya

    Magnitudo: 2.6

    Kedalaman: 7 km

    Tanggal: 19 September 2026

    Waktu: 07:40:22 WIB

    Koordinat: -7.33, 108.25

    Potensi: Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat

    Analisis WartaBencana: Sedang (41/100)

    Wilayah dirasakan: III Tasikmalaya, III Ciamis

    Catatan: Skor di atas adalah analisis WartaBencana yang dapat dijelaskan dan bukan peringatan resmi BMKG.

    Peta Episentrum & Radius Dampak

    Penanda menunjukkan koordinat episentrum yang disediakan BMKG.

    Apa Yang Diketahui

    Berdasarkan pemantauan BMKG, sebuah gempa bumi dengan magnitudo 2.6 terjadi di Pusat gempa berada di darat 6 km Tenggara Kota Tasikmalaya. WartaBencana menyajikan parameter resmi kejadian untuk membantu pembaca memahami situasi secara cepat.

    WartaBencana tidak menyimpulkan adanya kerusakan, korban, atau dampak lain apabila informasi tersebut belum tersedia dari sumber resmi.

    Panduan Keselamatan Gempa

    • Tetap tenang dan lindungi kepala dari benda yang dapat jatuh.
    • Jika berada di dalam bangunan, berlindung di bawah meja yang kokoh dan jauhi kaca.
    • Setelah guncangan berhenti, keluar dengan tertib menuju area terbuka bila kondisi memungkinkan.
    • Jauhi bangunan yang mengalami kerusakan dan waspadai gempa susulan.
    • Untuk wilayah pesisir, ikuti informasi resmi mengenai potensi tsunami dan jalur evakuasi.
    • Gunakan BMKG, BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah sebagai rujukan keselamatan.

    Wilayah Terkait

    Peristiwa ini dipetakan ke Jawa Barat / Jawa berdasarkan lokasi terdekat pada laporan. Lihat pemantauan Jawa.

    Topik: gempa bumi Indonesia, BMKG, Jawa Barat, Jawa, peringatan gempa

    Terakhir diperbarui: 19 Sep 2026 08:08 WIB

  • Gempa Bumi Di Pusat Gempa Berada Di Laut 60 Km Barat Seluma – Magnitudo 4.6

    Gempa Bumi Di Pusat Gempa Berada Di Laut 60 Km Barat Seluma – Magnitudo 4.6

    Sumber resmi: BMKG

    Ringkasan Kejadian

    Lokasi: Pusat gempa berada di laut 60 km Barat Seluma

    Magnitudo: 4.6

    Kedalaman: 29 km

    Tanggal: 18 September 2026

    Waktu: 23:37:21 WIB

    Koordinat: -4.26, 102.07

    Potensi: Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat

    Analisis WartaBencana: Sedang (51/100)

    Wilayah dirasakan: III-IV Kota Bengkulu, II Kepahiang

    Catatan: Skor di atas adalah analisis WartaBencana yang dapat dijelaskan dan bukan peringatan resmi BMKG.

    Peta Episentrum & Radius Dampak

    Penanda menunjukkan koordinat episentrum yang disediakan BMKG.

    Apa Yang Diketahui

    BMKG mencatat gempa bumi dengan magnitudo 4.6 di sekitar Pusat gempa berada di laut 60 km Barat Seluma. Informasi ini berasal dari data resmi BMKG dan diperbarui berdasarkan parameter kejadian yang tersedia.

    WartaBencana tidak menyimpulkan adanya kerusakan, korban, atau dampak lain apabila informasi tersebut belum tersedia dari sumber resmi.

    Panduan Keselamatan Gempa

    • Tetap tenang dan lindungi kepala dari benda yang dapat jatuh.
    • Jika berada di dalam bangunan, berlindung di bawah meja yang kokoh dan jauhi kaca.
    • Setelah guncangan berhenti, keluar dengan tertib menuju area terbuka bila kondisi memungkinkan.
    • Jauhi bangunan yang mengalami kerusakan dan waspadai gempa susulan.
    • Untuk wilayah pesisir, ikuti informasi resmi mengenai potensi tsunami dan jalur evakuasi.
    • Gunakan BMKG, BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah sebagai rujukan keselamatan.

    Wilayah Terkait

    Peristiwa ini dipetakan ke Indonesia / Indonesia berdasarkan lokasi terdekat pada laporan. Lihat pemantauan Indonesia.

    Topik: gempa bumi Indonesia, BMKG, Indonesia, Indonesia, peringatan gempa

    Terakhir diperbarui: 18 Sep 2026 23:57 WIB

  • Gempa Bumi Di 198 Km Baratdaya Bayah-Banten – Magnitudo 5.2

    Gempa Bumi Di 198 Km Baratdaya Bayah-Banten – Magnitudo 5.2

    Sumber resmi: BMKG

    Ringkasan Kejadian

    Lokasi: 198 km BaratDaya BAYAH-BANTEN

    Magnitudo: 5.2

    Kedalaman: 10 km

    Tanggal: 18 September 2026

    Waktu: 21:36:17 WIB

    Koordinat: -8.64, 105.74

    Potensi: Tidak berpotensi tsunami

    Analisis WartaBencana: Sedang (53/100)

    Wilayah dirasakan: –

    Catatan: Skor di atas adalah analisis WartaBencana yang dapat dijelaskan dan bukan peringatan resmi BMKG.

    Peta Episentrum & Radius Dampak

    Penanda menunjukkan koordinat episentrum yang disediakan BMKG.

    Apa Yang Diketahui

    BMKG mencatat gempa bumi dengan magnitudo 5.2 di sekitar 198 km BaratDaya BAYAH-BANTEN. Informasi ini berasal dari data resmi BMKG dan diperbarui berdasarkan parameter kejadian yang tersedia.

    WartaBencana tidak menyimpulkan adanya kerusakan, korban, atau dampak lain apabila informasi tersebut belum tersedia dari sumber resmi.

    Panduan Keselamatan Gempa

    • Tetap tenang dan lindungi kepala dari benda yang dapat jatuh.
    • Jika berada di dalam bangunan, berlindung di bawah meja yang kokoh dan jauhi kaca.
    • Setelah guncangan berhenti, keluar dengan tertib menuju area terbuka bila kondisi memungkinkan.
    • Jauhi bangunan yang mengalami kerusakan dan waspadai gempa susulan.
    • Untuk wilayah pesisir, ikuti informasi resmi mengenai potensi tsunami dan jalur evakuasi.
    • Gunakan BMKG, BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah sebagai rujukan keselamatan.

    Wilayah Terkait

    Peristiwa ini dipetakan ke Banten / Jawa berdasarkan lokasi terdekat pada laporan. Lihat pemantauan Jawa.

    Topik: gempa bumi Indonesia, BMKG, Banten, Jawa, peringatan gempa

    Terakhir diperbarui: 18 Sep 2026 21:41 WIB

  • Gempa Bumi Di Pusat Gempa Berada Di Laut 46 Km Utara Ruteng, Manggarai – Magnitudo 4.7

    Gempa Bumi Di Pusat Gempa Berada Di Laut 46 Km Utara Ruteng, Manggarai – Magnitudo 4.7

    Sumber resmi: BMKG

    Ringkasan Kejadian

    Lokasi: Pusat gempa berada di laut 46 km Utara Ruteng, Manggarai

    Magnitudo: 4.7

    Kedalaman: 8 km

    Tanggal: 18 September 2026

    Waktu: 19:20:56 WIB

    Koordinat: -8.2, 120.5

    Potensi: Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat

    Analisis WartaBencana: Sedang (51/100)

    Wilayah dirasakan: III-IV Kab. Manggarai

    Catatan: Skor di atas adalah analisis WartaBencana yang dapat dijelaskan dan bukan peringatan resmi BMKG.

    Peta Episentrum & Radius Dampak

    Penanda menunjukkan koordinat episentrum yang disediakan BMKG.

    Apa Yang Diketahui

    Gempa bumi berkekuatan M4.7 tercatat di wilayah Pusat gempa berada di laut 46 km Utara Ruteng, Manggarai. Data BMKG menunjukkan kejadian ini berada pada kedalaman 8 km.

    WartaBencana tidak menyimpulkan adanya kerusakan, korban, atau dampak lain apabila informasi tersebut belum tersedia dari sumber resmi.

    Panduan Keselamatan Gempa

    • Tetap tenang dan lindungi kepala dari benda yang dapat jatuh.
    • Jika berada di dalam bangunan, berlindung di bawah meja yang kokoh dan jauhi kaca.
    • Setelah guncangan berhenti, keluar dengan tertib menuju area terbuka bila kondisi memungkinkan.
    • Jauhi bangunan yang mengalami kerusakan dan waspadai gempa susulan.
    • Untuk wilayah pesisir, ikuti informasi resmi mengenai potensi tsunami dan jalur evakuasi.
    • Gunakan BMKG, BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah sebagai rujukan keselamatan.

    Wilayah Terkait

    Peristiwa ini dipetakan ke Nusa Tenggara Timur / Nusa Tenggara berdasarkan lokasi terdekat pada laporan. Lihat pemantauan Nusa Tenggara.

    Topik: gempa bumi Indonesia, BMKG, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara, peringatan gempa

    Terakhir diperbarui: 18 Sep 2026 19:34 WIB

  • Gempa Bumi Di Pusat Gempa Berada Di Laut 54 Km Utara Ruteng, Manggarai – Magnitudo 4.1

    Gempa Bumi Di Pusat Gempa Berada Di Laut 54 Km Utara Ruteng, Manggarai – Magnitudo 4.1

    Sumber resmi: BMKG

    Ringkasan Kejadian

    Lokasi: Pusat gempa berada di laut 54 km Utara Ruteng, Manggarai

    Magnitudo: 4.1

    Kedalaman: 3 km

    Tanggal: 18 September 2026

    Waktu: 15:22:57 WIB

    Koordinat: -8.14, 120.57

    Potensi: Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat

    Analisis WartaBencana: Sedang (51/100)

    Wilayah dirasakan: II-III Kab. Manggarai

    Catatan: Skor di atas adalah analisis WartaBencana yang dapat dijelaskan dan bukan peringatan resmi BMKG.

    Peta Episentrum & Radius Dampak

    Penanda menunjukkan koordinat episentrum yang disediakan BMKG.

    Apa Yang Diketahui

    BMKG mencatat gempa bumi dengan magnitudo 4.1 di sekitar Pusat gempa berada di laut 54 km Utara Ruteng, Manggarai. Informasi ini berasal dari data resmi BMKG dan diperbarui berdasarkan parameter kejadian yang tersedia.

    WartaBencana tidak menyimpulkan adanya kerusakan, korban, atau dampak lain apabila informasi tersebut belum tersedia dari sumber resmi.

    Panduan Keselamatan Gempa

    • Tetap tenang dan lindungi kepala dari benda yang dapat jatuh.
    • Jika berada di dalam bangunan, berlindung di bawah meja yang kokoh dan jauhi kaca.
    • Setelah guncangan berhenti, keluar dengan tertib menuju area terbuka bila kondisi memungkinkan.
    • Jauhi bangunan yang mengalami kerusakan dan waspadai gempa susulan.
    • Untuk wilayah pesisir, ikuti informasi resmi mengenai potensi tsunami dan jalur evakuasi.
    • Gunakan BMKG, BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah sebagai rujukan keselamatan.

    Wilayah Terkait

    Peristiwa ini dipetakan ke Nusa Tenggara Timur / Nusa Tenggara berdasarkan lokasi terdekat pada laporan. Lihat pemantauan Nusa Tenggara.

    Topik: gempa bumi Indonesia, BMKG, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara, peringatan gempa

    Terakhir diperbarui: 18 Sep 2026 15:46 WIB

  • Gempa Bumi Di Pusat Gempa Berada Di Darat 17 Km Barat Laut Tanggamus – Magnitudo 2.7

    Gempa Bumi Di Pusat Gempa Berada Di Darat 17 Km Barat Laut Tanggamus – Magnitudo 2.7

    Sumber resmi: BMKG

    Ringkasan Kejadian

    Lokasi: Pusat gempa berada di darat 17 km Barat Laut Tanggamus

    Magnitudo: 2.7

    Kedalaman: 10 km

    Tanggal: 18 September 2026

    Waktu: 14:42:20 WIB

    Koordinat: -5.36, 104.6

    Potensi: Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat

    Analisis WartaBencana: Sedang (41/100)

    Wilayah dirasakan: II-III Ulu Belu

    Catatan: Skor di atas adalah analisis WartaBencana yang dapat dijelaskan dan bukan peringatan resmi BMKG.

    Peta Episentrum & Radius Dampak

    Penanda menunjukkan koordinat episentrum yang disediakan BMKG.

    Apa Yang Diketahui

    BMKG mencatat gempa bumi dengan magnitudo 2.7 di sekitar Pusat gempa berada di darat 17 km Barat Laut Tanggamus. Informasi ini berasal dari data resmi BMKG dan diperbarui berdasarkan parameter kejadian yang tersedia.

    WartaBencana tidak menyimpulkan adanya kerusakan, korban, atau dampak lain apabila informasi tersebut belum tersedia dari sumber resmi.

    Panduan Keselamatan Gempa

    • Tetap tenang dan lindungi kepala dari benda yang dapat jatuh.
    • Jika berada di dalam bangunan, berlindung di bawah meja yang kokoh dan jauhi kaca.
    • Setelah guncangan berhenti, keluar dengan tertib menuju area terbuka bila kondisi memungkinkan.
    • Jauhi bangunan yang mengalami kerusakan dan waspadai gempa susulan.
    • Untuk wilayah pesisir, ikuti informasi resmi mengenai potensi tsunami dan jalur evakuasi.
    • Gunakan BMKG, BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah sebagai rujukan keselamatan.

    Wilayah Terkait

    Peristiwa ini dipetakan ke Lampung / Sumatra berdasarkan lokasi terdekat pada laporan. Lihat pemantauan Sumatra.

    Topik: gempa bumi Indonesia, BMKG, Lampung, Sumatra, peringatan gempa

    Terakhir diperbarui: 18 Sep 2026 15:12 WIB

  • Gempa Bumi Di Pusat Gempa Berada Di Laut 32 Km Utara Nagekeo – Magnitudo 4.2

    Gempa Bumi Di Pusat Gempa Berada Di Laut 32 Km Utara Nagekeo – Magnitudo 4.2

    Sumber resmi: BMKG

    Ringkasan Kejadian

    Lokasi: Pusat gempa berada di laut 32 km utara Nagekeo

    Magnitudo: 4.2

    Kedalaman: 10 km

    Tanggal: 17 September 2026

    Waktu: 15:28:28 WIB

    Koordinat: -8.39, 121.28

    Potensi: Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat

    Analisis WartaBencana: Sedang (44/100)

    Wilayah dirasakan: III Kab. Nagekeo

    Catatan: Skor di atas adalah analisis WartaBencana yang dapat dijelaskan dan bukan peringatan resmi BMKG.

    Peta Episentrum & Radius Dampak

    Penanda menunjukkan koordinat episentrum yang disediakan BMKG.

    Apa Yang Diketahui

    Berdasarkan pemantauan BMKG, sebuah gempa bumi dengan magnitudo 4.2 terjadi di Pusat gempa berada di laut 32 km utara Nagekeo. WartaBencana menyajikan parameter resmi kejadian untuk membantu pembaca memahami situasi secara cepat.

    WartaBencana tidak menyimpulkan adanya kerusakan, korban, atau dampak lain apabila informasi tersebut belum tersedia dari sumber resmi.

    Panduan Keselamatan Gempa

    • Tetap tenang dan lindungi kepala dari benda yang dapat jatuh.
    • Jika berada di dalam bangunan, berlindung di bawah meja yang kokoh dan jauhi kaca.
    • Setelah guncangan berhenti, keluar dengan tertib menuju area terbuka bila kondisi memungkinkan.
    • Jauhi bangunan yang mengalami kerusakan dan waspadai gempa susulan.
    • Untuk wilayah pesisir, ikuti informasi resmi mengenai potensi tsunami dan jalur evakuasi.
    • Gunakan BMKG, BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah sebagai rujukan keselamatan.

    Wilayah Terkait

    Peristiwa ini dipetakan ke Indonesia / Indonesia berdasarkan lokasi terdekat pada laporan. Lihat pemantauan Indonesia.

    Topik: gempa bumi Indonesia, BMKG, Indonesia, Indonesia, peringatan gempa

    Terakhir diperbarui: 17 Sep 2026 16:08 WIB

  • Potensi Banjir & Tanah Longsor – Hujan Lebat Disertai Petir Di Aceh

    Sumber resmi: BMKG

    Pemantauan Potensi Banjir & Tanah Longsor

    Penting: Ini adalah sinyal risiko berdasarkan peringatan cuaca BMKG, bukan konfirmasi bahwa banjir atau longsor telah terjadi.

    Hujan lebat disertai petir akan terjadi pada 17 September 2026, 14:19 WIB di sebagian wilayah Aceh, khususnya di ARONGAN LAMBALEK, DARUL HIKMAH, INDRA JAYA, KRUENG SABEE, PANGA, PASIE RAYA, PINING, SAMPOINIET, SERBAJADI, SETIA BHAKTI, SIMPANG JERNIH, SYIAH UTAMA, TENGGULUN, TEUNOM, WOYLA, WOYLA BARAT, WOYLA TIMUR.
    Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak berupa jarak pandang berkurang, angin kencang, dan banjir lokal.
    Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada, mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan guna menjaga keselamatan.
    Kondisi diperkirakan dapat berlangsung hingga 17 September 2026, 17:40 WIB.

    Apa Yang Harus Dilakukan?

    • Hindari sungai, drainase, lereng curam dan area rawan bila hujan lebat berlangsung.
    • Jangan menerobos genangan atau arus banjir.
    • Perhatikan retakan tanah, pohon miring, rembesan baru atau suara tidak biasa di lereng.
    • Ikuti BPBD/BNPB/pemerintah daerah jika ada perintah evakuasi.

    Buka peringatan BMKG →